Thursday, February 2, 2012

Tips Desain Slide Presentasi yang Tidak Membosankan [2]



Hi!
Kali ini saya akan melanjutkan posting tentang tips membuat slide yang beberapa waktu lalu sudah saya publish di Tips Desain Presentasi yang Tidak Membosankan [1], langsung saja ya!


6. Simpel Itu Keren!

Sebisa mungkin buatlah slide presentasi yang sederhana. Slide yang sederhana memudahkan audiens untuk fokus terhadap persentasi. Terkadang kita ingin menambahkan unsur-unsur lain seperti font-font dekoratif, gambar hiasan, dan foto-foto sebagai tambahan pada slide, hal itu sah-sah saja. Hanya saja perlu dipertimbangkan, jangan sampai unsur-unsur dekoratif itu mengalahkan informasi utama yang kita tampilkan. Bukannya memperhatikan inti materi, nantinya audiens malah sibuk sendiri gara-gara bingung sama dekorasinya. Oalahh...

7. Hindari Poin-Poin yang Terlalu Banyak

 
  Tips ini masih berhubungan dengan tips poin sebelumnya, Berhentilah melakukan kebiasaan mengcopy banyak-banyak kata (bahkan seluruhnya) dari artikel. Hal ini akan membuat audiens merasa jenuh dalam membaca slide. Ingat bahwa kitalah yang memegang pertunjukan utama, bukannya slide. Slide yang kita buat hanyalah alat bantu sebagai sarana penarik perhatian, maka dari itu buatlah slide yang simpel. Pilihlah hanya kata atau kalimat penting saja sebagai kata kunci untuk dimasukan kedalam slide.

8. Buat Poin Utama dengan Jelas

Poin ini juga masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Daripada memasukan banyak-banyak kata, jauh lebih baik kita membuat poin utama dengan jelas. Hal ini akan menarik perhatian audiens dan audiens akan mudah mengerti inti dari apa yang kita jelaskan. Kita juga dapat menggunakan pemilihan warna dan gambar sebagai pengarah perhatian pada poin utama. Tapi tetap gunakan gambar secukupnya ya!

9. Buatlah Cover yang Menarik

Sumber gambar : nearfuturelaboratory.com

Kesan pertama begitu menggoda. Ya, kata-kata dari iklan televisi itu memang ada benarnya juga. Awal slide merupakan saat yang menentukan untuk presentasi kita. Biasanya karena menganggap tidak terlalu penting, slide ini kita biarkan seadanya. Mulai sekarang cobalah membuat cover slide yang menarik sebagai penarik minat audiens. Selain itu sebisa mungkin cover berisi hal yang relevan dengan materi inti. Cover itu kita gunakan sebagai perkenalan yang memberikan gambaran awal sebelum menuju materi inti. Ibaratnya, cover adalah hidangan pembuka yang mengundang selera audiens, sehingga mereka siap untuk hidangan utama :)

10. Why So Serious?

Familiar dengan kata-kata ini? Ya, judul diatas memang kalimat favorit Joker di film Batman Begins. Ternyata eh ternyata, kata-kata itu dapat kita jadikan referensi dalam membuat slide loh. Kadang dalam membuat slide kita terlalu serius sehingga melupakan unsur humor didalamnya. Padahal humor adalah salah satu senjata maut yang dapat kita gunakan untuk menarik perhatian. Jika kamu adalah seorang yang punya skill lebih dalam menuliskan joke-joke seru, ya tuliskan saja. Tapi jika kita agak kesulitan dalam menuliskan joke, kita dapat menggunakan foto-foto menggemaskan, gambar konyol, atau bahkan komik ke dalam slide. Jangan terlalu perfeksionis dengan berfikir audiens akan tertawa terjungkal-jungkal karena slide kita, mereka tersenyumpun sebenarnya sudah cukup bagus. Gampang kan?


Well, habis sudah bahan tips-tips desain presentasi yang bisa diberikan. Kesimpulannya, slide presentasi hanyalah alat bantu untuk penarik perhatian audiens. Pada akhirnya, tetap kitalah yang menjadi pertunjukan utamanya. Yes, we are the show! Setelah susah payah membuat slide, tampillah dengan penuh percaya diri, buang makalahnya, dan gunakan slide yang sudah kita buat semaksimal mungkin. Semoga bermanfaat!

Sumber : Designshack.net
"It takes one hour of preparation for each minute of presentation time."
-Wayne Burgraf-




0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons